Tampilkan postingan dengan label batu permata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label batu permata. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Maret 2009

Akik



Bentuk batu ini agak besar sebesar telor merpati, hanya batu biasa warisan dari orang tua, disuruh menyimpan, berkali-kali berpindah tempat tinggal batu ini tetap ikut (ya..karena dibawa yang punya he...he...) detail urat batu ini memvisualisasikan bentuk rupa siluet bayi, yang sedang berbaring..( di reka..dan dimirip-miripin) tapi benar-benar mirip.

Sepuluh tahun lebih batu ini sebagai salah satu koleksi, walaupun bentuknya sederhana da tidak begitu menarik..ya...cukuplah untuk simpanan koleksi

Rabu, 11 Februari 2009

VIRUS


Dikenalkan batu permata ini oleh seorang tukang cukur bernama tarwad, pada waktu itu saya sedang bercukur ria dan dengan senangnya dia menceritakan bahwa batu ini diambil dari pohon beringin di tengah kuburan (saya pun manggut-manggut) mendengar ceritanya,.
Keindahan batu ini terletak pada uratnya yantg kemas-emasan, terserah ceritanya si empunya yang mendapat dari tengah kuburan, ataupun tengah hotel , tetapi yang penting apakah bisa dilamar , tanya saya ke si empunya, boleh asal ada ganti untuk beli minyak..ya….boleh, maka kesepakatanpun jadilah..dan langsung saja si virus urat keemasan pun berpindah tangan, tanpa jampi-jampi pun batu permata bisa berpindah dan….tidak kembali ke si empunya.

YAKUT


Ada yang istimewa pada batu permata ini, hal ini terjadi pawa waktu saya melamar batu ini, pada waktu itu beberapa batu yang dipunyai beliau (alhm Bp Cholil Asya’ari) diletakan di meja, tetapi batu yang saya sukai tidak ada di meja tersebut, lalu saya tanyakan kepada beliau pak mana batu yang dipakai kemarin, dan jawabannya , ya…..ini yang paling pinggir, sayapun tidak percaya, memang kebetulan pada saat itu didalam rumah tidak terkena cukup cahaya matahari, dan tersibaklah keanehan batu permata ini.
Warna kuning seperti ini baru terlihat apabila mendapat pencahayaan matahari yang cukup, namun apabila tidak ada atau kurang pencahayaan batu ini menjadi berwarna putih…..tidak percaya….buktikan sendiri, sehingga mendapatkan tanda pengenal “The magic yellow white” 

Merah rugbi


Pendar cahaya merahnya membuat hati siapa saja tertarik, aura yang ditimbulkannya lumayan tergantung sinar mentari yang ada, konon ceritanya yang punya batu ini milik istrinya yang tidak mau memakai akhirnya dijual, aura yang ditimbulkannya adalah aura kasih yang ap[abila dipunyai oleh yang sudah berkeluarga kurang baik, dengan silsilahnya yang begitu maka batu permata ini mendapat julukan “The Red lover”

SAFIR


Batu permata ini terkenal cukup keras karena kekerannya mencapai angka 8 ukuran kekerasan batu, dipunyai oleh seorang kolektor batu berhubung membutuhkan dana segar akhirnya batu ini jatuh ke tangan saya, kharisma yang ditimbulkan adalah aura kewibawaan, merupakan kesayangan pemiliknya (karena selalu dipakai hee…he…)
Batunya memang tidak bersih, tetapi ada urat ditengahnya(compong –red) yang mengakibtakan batu ini selain antik juga punya seni.
Batu permata ini sebenarnya tidak dilepaskan oleh pemiliknya karena merupakan warisan orangtuanya, maaf (Bpk. Almh Colil Asya”ari) walaupun sudah meninggal peninggalan bapak saya rawat dengan baik.

bluesteen


Keberadaan batu sungguh mempunyai cerita tersendiri seperti perjalanan hidup sesorang yang kian lama mempunyai cerita yang semakin panjang, demikian pula dengan batu ini, pemiliknya bernama bustanul arifin beliau merupakan teman sahabat sekaligus guru bagi saya.Batu permata ini berasal dari bengkulu di bawa pemiliknya ke Jakarta dalam rangka tugas belajar di Institut Ilmu Pemerintahan Jakarta pada tahun 1998, kemudian dengan daya tarik batu ini membuat saya jatuh hati dan ingin meminangnya, mas bustanul arifin setuju dan samapi saat ini pinangannya belum diserahkan…he…he… horas bah!, sayang batu ini jatuh ketika tidak sengaja mau dipindahkan ke tempat baru maka jadilah 
“The broken Bluesteen”